Dirjen Pendidikan TK dan
SD (2007:2), menyatakan bahwa tujuan pengembangan keterampilan motorik halus di
TK adalah untuk memperkenalkan dan melatih gerakan motorik halus, meningkatkan
koordinasi mata dan tangan.
Sumantri (2005: 146)
menambahkan bahwa tujuan pengembangan motorik halus di usia 4-6 tahun adalah
sebagai berikut:
a.
Anak mampu mengembangkan
kemampuan motorik halus yang berhubungan dengan keterampilan gerak kedua tangannya.
b.
Anak mampu menggerakkan
anggota tubuh yang berhubungan dengan jari-jemari, seperti kesiapan menulis,
menggambar, dan memanipulasi benda-benda.
c.
Anak mampu
mengkoordinasikan indra mata dan aktivitas tangan.
Sejalan dengan pendapatnya Sumantri tujuan pengembangan motorik halus
menurut Yudha M Saputra (2005: 115) ialah:
a.
Mampu memfungsikan
otot-otot kecil seperti gerakan jari tangan.
b.
Mampu mengkoordinasikan
kecepatan tangan dengan mata.
c.
Mampu mengendalikan emosi.
Berdasarkan uraian menurut para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa
tujuan pengembangan motorik halus ialah untuk memfungsikan otot-otot kecil,
misalnya gerakan jari tangan, mengkoordinasikan indera, serta mampu
mengendalikan emosi dalam beraktifitas motorik halus. Dalam penelitian ini,
anak mampu menggerakkan jari tangannya, mengkoordinasi mata, serta
mengendalikan emosi saat melakukan kegiatan menganyam.